Terima kasih ya Allah sudah kau panjangkan umurku untuk kembali berjumpa dengan ramadhan tahun ini Insya Allah....
Mari kita membuat list target-target apa yang mau kita capai selama ramadhan ini.
Kenapa bikin list? agar ramadhan kali ini bukan hanya menjadi ritual semata
Supaya hari-hari di Ramadhan ini bisa menjadi hari-hari yang benar-benar menjadi sarana untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik....
Iya bener kita sibuk, bener banget kerjaan setumpuk yang meskipun bulan puasa list tuntutan pekerjaan tetap segambreng-gambreng....Tapi masa untuk kerjaan yang hanya untuk kenyamanan masa depan sementara di dunia ini (baca: kemapanan finasial dan pekerjaan) kita rela di target, untuk ibadah yang jelas-jelas untuk bekal kehidupan ABADI di akhirat nanti kita tidak mentargetkan diri??
Kalau ramadhan tahun kemaren 15 juz
berarti tahun ini minimal 16 juz
kalau bisa 30 juz
kalau ramadhan kemaren tarawehnya seminggu sekali
berarti tahun ini minimal seminggu 3x
kalau bisa setiap malam
kalau ramadhan kemaren Dhuha dan Tahajud lewat
berarti tahun ini minimal seminggu sekali
kalau bisa setiap hari
kalau ramadhan kemaren nonton TVnya 10 jam
berarti tahun ini dikurangi jadi 5 jam
atau stop sama sekali
yang penting konsistensi dan perhatikan kualitas selain kuantitasnya
Bagus banget kalau bisa khatam berkali2 di bulan dimana Al Quran pertama kali diturunkan
Tapi akan lebih bagus lagi kalau kita bukan cuma sekedar mengkhatamkan Al Quran berkali-kali
tapi juga mengkaji dan memahami isinya. Dan semoga ibadah kita kencang di awal keteteran di akhir (NTMS). Selain memperbaiki kualitas, mempertahankan konsistensi juga sangat penting.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.
HR. Muslim no. 783, Kitab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya.
Semoga Ramadhan ini bener-bener jadi sarana untuk kita semua memperbaiki kualitas diri
Menjadikan perisai/benteng bagi kita untuk menjalani hari-hari di bulan-bulan selanjutnya setelah Ramadhan. Semoga puasa dan amal ibadah kita di Bulan ramadhan tahun ini bisa memberi syafaat pada kita di hari akhir nanti. Wallahu a’lam bish-shawabi.
عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة، يقول الصيام أي رب، منعته الطعام والشهوات بالنهار، فشفعني فيه، ويقول القرآن: منعته النوم بالليل، فشفعني فيه، فيشفعان) رواه أحمد.
Dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat bagi hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “ Wahai Rabb, ia telah menahan makan dan syahwatnya pada siang hari karena aku, izinkan aku memberi syafaat kepadanya. Alqur’an berkata: “ Ia telah terjaga pada malam hari karena aku, izinkan aku memberi syafaat kepadanya, maka puasa dan shalat memberi syafaat kepadanya. ( HR. Ahmad)
NTMS: Mulai bikin list yang semoga bisa (minimal) terpenuhi semuanya atau lebih. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar